Jumat, 05 Oktober 2012

ETIKA SEBAGAI TINJAUAN



Nama : Emma Muthmainnah
NPM  : 26209081
Kelas  : 4EB13

ETIKA SEBAGAI TINJAUAN

1. PENGERTIAN ETIKA
Istilah Etika berasal dari bahasa Yunani kuno. Bentuk tunggal kata ‘etika’ yaitu ethos sedangkan bentuk jamaknya yaitu ta etha. Ethos mempunyai banyak arti yaitu : tempat tinggal yang biasa, padang rumput, kandang, kebiasaan/adat, akhlak,watak, perasaan, sikap, cara berpikir. Sedangkan arti ta etha yaitu adat kebiasaan. Etika dalam perkembangannya sangat mempengaruhi kehidupan manusia. Etika memberi manusia orientasi bagaimana ia menjalani hidupnya melalui rangkaian tindakan sehari-hari. Itu berarti etika membantu manusia untuk mengambil sikap dan bertindak secara tepat dalam menjalani hidup ini. Etika pada akhirnya membantu kita untuk mengambil keputusan tentang tindakan apa yang perlu kita lakukan dan yang perlu kita pahami bersama bahwa etika ini dapat diterapkan dalam segala aspek kehidupan kita, dengan demikian etika ini dapat dibagi menjadi beberapa bagian sesuai dengan aspek kehidupan manusianya.
Etika bermaksud membantu manusia untuk bertindak secara bebas dan dapat dipertanggungjawabkan karena setiap tindakannya selalu lahir dari keputusan pribadi yang bebas dengan selalu bersedia untuk mempertanggungjawabkan tindakannya itu karena memang ada alasan-alasan dan pertimbangan-pertimbangan yang kuat mengapa ia bertindak begitu atau begini. Etika memang pada akhirnya menghimbau orang untuk bertindak sesuai dengan moralitas. Contohnya : Sopan santun terhadap orang tua, dosen, dan orang lain, mengikuti norma atau nilai-nilai budaya, menghormati orang yang lebih tua dan menyayangi yang lebih muda.

2. PRINSIP-PRINSIP ETIKA
Dalam peradaban sejarah manusia sejak abad keempat sebelum Masehi para pemikir telah mencoba menjabarkan berbagai corak landasan etika sebagai pedoman hidup bermasyarakat. Para pemikir itu telah mengidentifikasi sedikitnya terdapat ratusan macam ide agung (great ideas). Seluruh gagasan atau ide agung tersebut dapat diringkas menjadi enam prinsip yang merupakan landasan penting etika, yaitu keindahan, persamaan, kebaikan, keadilan, kebebasan, dan kebenaran.
• Prinsip Keindahan
Prinsip ini mendasari segala sesuatu yang mencakup penikmatan rasa senang terhadap keindahan. Berdasarkan prinsip ini, manusia memperhatikan nilai-nilai keindahan dan ingin menampakkan sesuatu yang indah dalam perilakunya. Misalnya dalam berpakaian, penataan ruang, dan sebagainya sehingga membuatnya lebih bersemangat untuk bekerja.
• Prinsip Persamaan
Setiap manusia pada hakikatnya memiliki hak dan tanggung jawab yang sama, sehingga muncul tuntutan terhadap persamaan hak antara laki-laki dan perempuan, persamaan ras, serta persamaan dalam berbagai bidang lainnya. Prinsip ini melandasi perilaku yang tidak diskrminatif atas dasar apapun.
• Prinsip Kebaikan
Prinsip ini mendasari perilaku individu untuk selalu berupaya berbuat kebaikan dalam berinteraksi dengan lingkungannya. Prinsip ini biasanya berkenaan dengan nilai-nilai kemanusiaan seperti hormat- menghormati, kasih sayang, membantu orang lain, dan sebagainya. Manusia hakikatnya selalu ingin berbuat baik, karena dengan berbuat baik dia akan dapat diterima oleh lingkungannya. Penyelenggaraan pemerintahan dan pelayanan yang diberikan kepada masyarakat sesungguhnya bertujuan untuk menciptakan kebaikan bagi masyarakat.
• Prinsip Keadilan
Pengertian keadilan adalah kemauan yang tetap dan kekal untuk memberikan kepada setiap orang apa yang semestinya mereka peroleh. Oleh karena itu, prinsip ini mendasari seseorang untuk bertindak adil dan proporsional serta tidak mengambil sesuatu yang menjadi hak orang lain.
• Prinsip Kebebasan
Kebebasan dapat diartikan sebagai keleluasaan individu untuk bertindak atau tidak bertindak sesuai dengan pilihannya sendiri. Dalam prinsip kehidupan dan hak asasi manusia, setiap manusiamempunyai hak untuk melakukan sesuatu sesuai dengan kehendaknya sendiri sepanjang tidak merugikan atau mengganggu hak-hak orang lain. Oleh karena itu, setiap kebebasan harus diikuti dengan tanggung jawab sehingga manusia tidak melakukan tindakan yang semena-mena kepada orang lain. Untuk itu kebebasan individu disini diartikan sebagai:
a. Kemampuan untuk berbuat sesuatu atau menentukan pilihan.
b.Kemampuan yang memungkinkan manusia untuk melaksanakan pilihannya tersebut.
c. Kemampuan untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya.
• Prinsip Kebenaran
Kebenaran biasanya digunakan dalam logika keilmuan yang muncul dari hasil pemikiran yang logis/rasional. Kebenaran harus dapat dibuktikan dan ditunjukkan agar kebenaran itu dapat diyakini oleh individu dan masyarakat. Tidak setiap kebenaran dapat diterima sebagai suatu kebenaran apabila belum dapat dibuktikan.

3. BASIS TEORI ETIKA
a.  Etika Teleologi
            Dari kata Yunani,  telos = tujuan, Mengukur baik buruknya suatu tindakan berdasarkan tujuan yang mau dicapai dengan tindakan itu, atau berdasarkan akibat yang ditimbulkan oleh tindakan itu.
Dua aliran etika teleologi :
 - Egoisme Etis
 - Utilitarianisme
  • Egoisme Etis
Inti pandangan egoisme adalah bahwa tindakan dari setiap orang pada dasarnya bertujuan untuk mengejar pribadi dan memajukan dirinya sendiri. Satu-satunya tujuan tindakan moral setiap orang adalah mengejar kepentingan pribadi dan memajukan dirinya.

Egoisme ini baru menjadi persoalan serius ketika ia cenderung menjadihedonistis, yaitu ketika kebahagiaan dan kepentingan pribadi diterjemahkan semata-mata sebagai kenikmatan fisik yg bersifat vulgar.
  • Utilitarianisme
Berasal dari bahasa latin utilis yang berarti “bermanfaat”. Menurut teori ini suatu perbuatan adalah baik jika membawa manfaat, tapi manfaat itu harus menyangkut bukan saja  satu dua orang melainkan masyarakat sebagai keseluruhan. Dalam rangka pemikiran utilitarianisme, kriteria untuk menentukan baik buruknya suatu perbuatan adalah “the greatest happiness of the greatest number, kebahagiaan terbesar dari jumlah orang yang terbesar. Utilitarianisme menyatakan bahwa suatu tindakan dianggap baik bila tindakan ini meningkatkan derajat manusia. Penekanan dalam utilitarianisme bukan pada memaksimalkan derajat pribadi, tetapi memaksimalkan derajat masyarakat secara keseluruhan.

b. Deontologi
Istilah deontologi berasal dari kata  Yunani ‘deon’ yang berarti kewajiban. ‘Mengapa perbuatan ini baik dan perbuatan itu harus ditolak sebagai buruk’, deontologi menjawab : ‘karena perbuatan pertama menjadi kewajiban  kita dan karena perbuatan kedua dilarang’. Yang menjadi dasar baik buruknya perbuatan adalah kewajiban. Pendekatan deontologi sudah diterima dalam konteks agama, sekarang merupakan juga salah satu teori etika yang terpenting.
Ada tiga prinsip yg harus dipenuhi :
(1)   Supaya tindakan punya nilai moral, tindakan ini harus dijalankan berdasarkan kewajiban.
(2)   Nilai moral dari tindakan ini tidak tergantung pada tercapainya tujuan dari tindakan itu melainkan tergantung pada kemauan baik yang mendorong seseorang untuk melakukan tindakan itu, berarti kalaupun tujuan tidak tercapai, tindakan itu sudah dinilai baik.
(3)   Sebagai konsekuensi dari kedua prinsip ini, kewajiban adalah hal yang niscaya dari tindakan yang dilakukan berdasarkan sikap hormat pada hukum moral universal.

c. Teori Hak
Dalam pemikiran moral dewasa ini barangkali teori hak ini adalah pendekatan yang paling banyak dipakai untuk mengevaluasi  baik buruknya  suatu perbuatan atau perilaku. Teori Hak merupakan suatu aspek  dari teori deontologi, karena berkaitan dengan kewajiban. Hak dan kewajiban bagaikan dua sisi uang logam yang sama. Hak didasarkan atas martabat manusia dan martabat semua manusia itu sama. Karena itu hak sangat cocok dengan suasana pemikiran demokratis.

d. Teori Keutamaan (Virtue)
Memandang  sikap atau akhlak seseorang. Tidak ditanyakan apakah suatu perbuatan tertentu adil, atau jujur, atau murah hati dan sebagainya. Keutamaan bisa didefinisikan  sebagai berikut : disposisi watak  yang telah diperoleh  seseorang dan memungkinkan  dia untuk bertingkah laku baik secara moral.
Contoh keutamaan :
a.    Kebijaksanaan
b.    Keadilan
c.     Suka bekerja keras
d.    Hidup yang baik

4. EGOISME
Egoisme merupakan motivasi untuk mempertahankan dan meningkatkan pandangan yang hanya menguntungkan diri sendiri. Egoisme berarti menempatkan diri di tengah satu tujuan serta tidak peduli dengan penderitaan orang lain, termasuk yang dicintainya atau yang dianggap sebagai teman dekat. Egoisme selalu menekankan keuntungan pada “saya pribagi saja”. Egoisme dapat dipecah dalam 2 jenis, yaitu egoisme etis dan egoisme psikologis.
Egoisme etis dapat didefinisikan sebagai teori etika yang menyatakan bahwa tolok ukur satu-satunya mengenai baik-buruk suatu perilaku seseorang adalah kewajiban untuk mengusahakan kebahagiaan dan kepentingannya di atas kebahagiaan dan kepentingan orang lain. Jadi, egoisme etis adalah suatu teori umum tentang apa yang harus kita lakukan, yaitu apa yang bertujuan untuk memajukan kepentingan pribadi kita masing-masing.
Egoisme etis cenderung menjadi hedonistis, karena menekankan kepentingan dan kebahagiaan pribadi berdasarkan hal yang menyenangkan dan mengenakkan. Seiap perilaku yang mengenakkan (mendatangkan kenikmatan) bagi diri sendiri selalu dinilai sebagai perilaku yang baik dan pantas dilakukan. Sebaliknya, perilaku yang tidak mendatangkan kenikmatan bagi diri pribadi harus dihindari. Menurut egoisme-etis manusia seharusnya bertindak sedemikian rupa untuk mengusahakan kepentingan pribadinya tercapai dan menghidari sebaliknya.
Egoisme-psikologis adalah pandangan yang menyatakan bahwa semua orang selalu dimotivasi oleh perilaku, demi kepentingan dirinya belaka. Egoisme ini disebut psikologis karena terutama mau mengungkapkan, bahwa motivasi satu-satunya dari manusia dalam melakukan perilaku apa saja adalah untuk mengejar kepentingannya sendiri.
Sumber :
3. http://annaluchu.blogspot.com/2012/10/basis-teori-etika.html

Sabtu, 19 Mei 2012

Tampil Cantik



Emma Muthmainnah
26209081
3EB13

Tampil Cantik

Ingin tampil cantik adalah hal yang naluriah. Dan perempuan muslimah memang semestinya tampil cantik, bersih, segar, dan bugar sebagai ekspresi dari ajaran islam yang mencintai keindahan, kebersihan dan kesehatan. Namun, tak selayaknya perempuan muslimah menjadi korban produk yang tidak halal dan tidak baik bagi diri dan kesehatannya. Tak selayanya pula perempuan muslimah terobsesi menjadi cantik sehingga melakukan segala cara hingga melanggar ajaran agama seperti pasang susuk, suntik silikon, atau operasi plastic komestik untuk mengubah bentuk yang sudah diciptakan Allah SWT.
Demikianlah dalam kenyataannya kecantikan ragawi atau outer beauty ini dikejar habis-habisan oleh banyak perempuan. Uang dan waktu banyak dihabiskan untuk memenuhi standar kecantikan ragawi yang terus dikampanyekan media. Padahal sesungguhnya citra kecantikan ragawi itu sendiri sering berubah tiap zaman. Dulu rambut keriting cantik. Dulu kala yang gemuk itu cantik, sekarang yang kurus dianggap cantik. Banyak perempuan tidak menyadari bahwa kecantikan seringkali dikonstruksikan oleh budata dan dunia industri.
Outer Beauty – Inner Beauty
Ada perbedaan yang mencolok antara kecantikan ragawi (outer beauty) dan kecantikan batini (inner beauty) dalam pandangan islam. Kecantikan ragawi bersifat “taken for granted” atau memang sudah begitu dari sono-nya. Apa pun keadaannya, ia mesti disyukuri dengan dirawat dan dijaga. Sekalipun demikian dalam usaha menjaga dan merawat kecantikan ragawi ini islam telah menggariskan untuk tidak sampai mengubah kodrat dan bentuk yang telah ditetapkan Allah. Dengan kata lain kecantikan ragawi memang ada batasnya. Secara kodrati, ada bentuk-bentuk yang memang tak bisa dan tak boleh diubah. Secara alamiah, kualitas kecantikan ragawi akan menurun seiring bertambahnya usia. Dan secara syariat, ada aturan yang membatasi sejauh mana kecantikan ragawi bisa dan boleh dipertahankan.
Berbeda dengan outher beauty, inner beauty merupakan sebuah proses yang tak pernah ada batasnya. Ia ada karena usaha manusia itu sendiri. Resepnya bukan di toko kosmetik, salon dan klinik kecantikan, melainkan dalam Alquran dan as-sunnah. Ia tak memerlukan uang untuk meningkatkannya. Juga tak terbatas usia. Tak ada pula batasan setinggi mana inner beauty mesti diraih. Semakin cantik batin, semakin baik. Pribadi yang cantik batinnya tak hanya membuat diri sendiri tentram dan bahagia, tapi juga akan dicintai sesame manusia dan mulia di sisi Allah. Inilah inner beauty yang kian hari kian disadari arti pentingnya oleh manusia modern yang mencari keseimbangan hidup.
Dalam islam inner beauty tak hanya wajib ada, tapi wajib ditingkatkan setiap saat. Jika outher beauty semakin berkurang seiring bertambahnya usia, inner beauty sebaliknya. Ia berpotensi menjadi perempuan “makin tua makin cantik dan bercahaya”.

Conclusion :
Muslim women are supposed to look beautiful, clean, fresh, and fit as an expression of the teachings of Islam who love the beauty, cleanliness and health. However, Muslim women should not be a victim of a product that is not halal and not good for himself and his health. Selayanya not too obsessed with Muslim women to be beautiful, so do everything they can to violate religious teachings such as pairs of implants, silicone injections, cosmetics or plastic surgery to change the form that has been created by Allah SWT.
There is a striking difference between physical beauty (outer beauty) and batini beauty (inner beauty) in the view of Islam. Physical beauty is "taken for granted" or have been so from his sono. Whatever the circumstances, he should be grateful to be treated and maintained. Nevertheless in an effort to maintain and take care of this physical beauty of Islam have been outlined to not to change the nature and form that has been established by God. inner beauty is a process that never has its limits. He was there because the business man himself. The recipe is not in store cosmetics, beauty salons and clinics, but in the Qur'an and as-Sunnah. He did not need money to improve it. Also infinite age.

Sumber : Majalah NOOR Edisi Januari 2011 hal.100

LAKE TOBA


Emma Muthmainnah
26209081
3EB13
LAKE TOBA

Who doesn’t know lake toba? Located in North Sumatra, it is the largest volcanic lake in the world. But is the lake just about everything you can see there? Nope, you get to experience exposure to the local people’s the traditional life, the historical sites, the mountains the water, the sky, all to be enjoyed in a tranquil and relaxing atmosphere. Just about everything you can hope for, during a perfect holiday.
Formed by a prehistoric volcanic eruption, the lake is 100 km long, 30 km wide and 505 meters at its deepest point. It is about a four-hour-drive from the capital city Medan. The road leading to the lake is a bit bumpy but the view along the way is not bad. Spending the night in one of the hotels or inns around the lake is highly recommended, so you won’t miss the beautiful sunrise or sunset. There are many hotels offering a boat tour around the lake which will amaze you with its breathtaking view, the kind you shouldn’t miss taking pictures of. In the middle of the lake is, of course, the famous Samosir Island.
On Samosir Island, there are many villages with beautiful sceneries. The two must visits are Ambaritha and Tomok. In either village, there are guides who are willing to give you a short tour of the historical sites for Rp 50,000. The villages are known for their traditional Batak houses with their distincitive roof, which curve upwards at each end just like a boat’s hull, and their distinctive roof, which curve upwards at each end just like a boat’s hull, and their colorful décor. The graves of Batak Kings are also a main attraction there. In Ambaritha you must visit the historical stone chairs. Yep, you read it right! Ther are chairs and a round table in front of what used to be the King of Batak’s house, which is made of stone. It was the place where the king held trials for those who commited a crime. Amazing what our ancestors could do back then, right?
There are lots of things to do around the lake, but almostly people just sit around enjoying the view and the breeze. The magnificent panorama clears the mind and soothes the soul. It’s a perfect getaway from the hustle and bustle of the big city. But in case you want to do something fun, you can swim, drive or fish in the lake. Some tourists even rent a motorbike to have a land tour around the lake. So, what are you waiting for? Pack your bags and enjoy the trip to Lake Toba.

Conclusion :
Lake toba located in North Sumatra, it is the largest volcanic lake in the world. You get to experience exposure to the local people’s the traditional life, the historical sites, the mountains the water, the sky, all to be enjoyed in a tranquil and relaxing atmosphere. Just about everything you can hope for, during a perfect holiday. Spending the night in one of the hotels or inns around the lake is highly recommended, so you won’t miss the beautiful sunrise or sunset. The villages are known for their traditional Batak houses with their distincitive roof, which curve upwards at each end just like a boat’s hull, and their distinctive roof, which curve upwards at each end just like a boat’s hull, and their colorful décor. The graves of Batak Kings are also a main attraction there. In Ambaritha you must visit the historical stone chairs. Yep, you read it right! Ther are chairs and a round table in front of what used to be the King of Batak’s house, which is made of stone.

Sumber : C’nS magazine


HOLIDAY HOT STUFF


Emma Muthmainnah
26209081
3EB13

HOLIDAY HOT STUFF

The holidays are coming! There’s nothing more fun than spending time outdoors with friends enjoying nature and breathing fresh air. If this kind of holiday is your stuff, don’t forget to bring these five things to make your time more enjoyable!

Sunblock or Sunscreen
You don’t want your happy time turn into misery only because you get sunburnt, right? So take time to use sunblock or sunscreen before you leave the house. Sunblock and sunscreen protect the skin. The former is stronger than the latter since it’s able to block most of the UV (Ultraviolet), rays and radiation, thus it should only be applied once a day.

Camera
Your holiday won’t be complete without a camera to frame all the happy moments. So bring your camera with you, be it a DSLR, semipro or pocket camera. Be sure to know how to operate it and make good use of it. Say cheese!

Sunglasses
When the sun shines brightly, a pair of sunglasses is our best friend. Choose the ones that can protect your eyes from UV rays. UV radiation can cause eye problems including cataract and eye cancer. So, wearing a pair of sunglasses not only makes you look trendy, but also keeps your eyes healthy.

Snacks
No time for hunger . Make sure that you have some munchies in your bag. Choose snacks that provide carbohydrate, water, and sugar to pump up your energy. Whole-grain cookies and fruit can also be good ideas. The cookies contain carb, while the fruit contains water. Both of them contain sugar. They’re simply the kind of snacks that can give you loads of energy.

Flip-flops or walking shoes
Outdoor means walking and strolling. That means you’ll need a pair of comfy foot wear so that you can enjoy exploring nature. Flip-flops or walking shoes are the perfect choice, depending on the place you’re going to explore.

Conclusion :
If this kind of holiday is your stuff, don’t forget to bring these five things to make your time more enjoyable! Such as : Sunblock or Sunscreentake, time to use sunblock or sunscreen before you leave the house. Sunblock and sunscreen protect the skin. Camera, Your holiday won’t be complete without a camera to frame all the happy moments. Sunglasses, When the sun shines brightly, a pair of sunglasses is our best friend. Choose the ones that can protect your eyes from UV rays. Snacks, Choose snacks that provide carbohydrate, water, and sugar to pump up your energy. Flip-flops or walking shoes, Outdoor means walking and strolling. That means you’ll need a pair of comfy foot wear so that you can enjoy exploring nature. 

Sumber : C’nS magazine




Antara Cinta dan Kebahagiaan


Emma Muthmainnah
26209081
3EB13

Antara Cinta dan Kebahagiaan

Suatu ketika, seorang perempuan yang baru saja kembali kerumahnya, melihat ada tiga orang pria asing berjanggut duduk-duduk di halaman depan rumahnya. Karena tak dikenalnya, perempuan itu kemudian berkata, “Aku tidak mengenal kalian, tapi aku yakin kalian semua pasti sedang lapar. Mari masuk ke dalam, aku pasti mempunyai sesuatu untuk mengganjal perut.”
Para pria berjanggut itu lalu balik bertanya, “Apakah suamimu ada di rumah?” Perempuan itu menjawab, “Kalau rumah sepi begini suami dan anakku biasanya masih berada di luar rumah. Suamiku belum pulang tampaknya.” Salah seorang pria berjanggut itu berkata, “Oh kalau begitu biarlah kami di luar saja. Kami akan kembali setelah suamimu tiba.” Pada waktu senja, saat keluarga itu berkumpul, ketiga pria berjanggut kembali berkunjung. Sang isti pun segera menceritakan semua kejadian yang dialaminya. Sang suami kemudian berkata, “Sampaikan kepada mereka kalau mereka boleh masuk untuk menikmati makan malam.” Perempuan itu lalu berjalan keluar dan mengundang ketiga tamunya masuk. “Maaf, kami semua tidak bisa masuk bersamaan,” Ujar pria itu hamper berbarengan. “Lo, memangnya kenapa?” tanya perempuan tersebut keheranan. Salah seorang dari tiga pria berjanggut itu kemudian berkata.
“Perkenalkan, nama dia Kekayaan,” katanya sambil menunjuk seorang pria berjanggut di sebelahnya. “Kalau yang ini bernama Kesuksesan,” ujarnya lagi sambil memegang bahu pria berjanggut lainnya. “Sedangkan aku senidri bernama Cinta. Sekarang, cobalah bertanya kepada suamimu, siapakah di antara kami yang boleh masuk ke dalam rumahmu?”
Perempuan itu lalu kembali masuk ke dalam, dan menyampaikan omongan pria di luar tersebut kepada suaminya. Sang suami pun merasa keheranan. “Oh.. menyenangkan sekali. Kalau begitu, coba kamu ajak masuk si Kekayaan. Aku ingin rumah ini penuh dengan Kekayaan,” ujar si suami. Sayang, istrinya tak setuju. Katanya, “Sayangku, mengapa kita tak mengundang si Kesuksesan saja untuk masuk? Sebab sepertinya kita memerlukannya untuk membantu keberhasilan panen kebun kita.”
Ternyata percakapan suami-istri itu didengar juga oleh anak mereka. Si anak lalu ikut mengajukan usul. “Bukankah lebih baik jika kita mengajak si Cinta yang masuk ke dalam? Rumah ini akan nyaman dan penuh kehangatan Cinta.” Suami-istri itu akhirnya setuju dengan pilihan anak mereka. “Baiklah, kalau begitu ajak masuk si Cinta. Mala mini, Cintalah yang menjadi teman santap malam kita.” Perempuan itu kembali ke luar, dan bertanya ketiga pria itu. “Siapa di antara kalian yang bernama Cinta? Ayo, silakan masuk. Ia menjadi tamu kami malam ini.” Si Cinta bangkit, dan berjalan menuju beranda rumah. Namun, ternyata, kedua pria berjanggut lainnya ikut juga. Karena merasa janggal, si perempuan tersebut bertanya kepada si Kekayaan dan Kesuksesan. “Aku hanya mengundang si Cinta masuk ke dalam, tapi mengapa kamu ikut juga?” Kedua pria yang ditanya itu menjawab bersamaan, “Kalau Anda mengundang si Kekayaan, atau si Kesuksesan, yang lainnya akan tinggal di luar. Namun, karena Anda mengundang si Cinta, ke mana pun Cinta pergi, kami akan ikut selalu bersamanya. Di mana ada Cinta, sudah pasti Kekayaan dan Kesuksesan juga akan ikut serta.”
“Sebab, ketahuilah, sebenarnya kami buta. Hanya si Cinta yang bisa melihat. Hanya dia yang bisa menunjukkan kami kepada jalan kebaikan, kepada jalan yang lurus. Maka, kami butuh bimbingannya saat berjalan. Saat kami menjalani hidup ini,” imbuh keduanya.
Ya, begitulah dengan apa yang dinamakan Cinta. Dengan Cinta, setiap orang akan mengerahkan segenap potensinya secara optimal dan maksimal untuk bisa mendapatkan kebahagiaan tak terkira, dan itu hanya bisa diperoleh sepanjang berada di jalan yang diridai Allah SWT.

Conclusion :
Where there is Love, Wealth and Success surely will also participate. "Because, you know, we actually blind. Only the love can see. Only he can show us the path of goodness, to the right path. So, we need guidance when walking. When we go through this life, "added both (success and happiness)
Yes, that's what is called Love. With love, each person will mobilize all its potential in an optimal and maximum to be able to find happiness beyond measure, and it can only be obtained along the way pleasing to Allah SWT.

Sumber : Majalah NOOR Edisi Januari 2011 halaman 114